Kumpulan Contoh Antonim (Lawan Kata)

Ada kata-kata yang maknanya serupa, ada juga yang maknanya berlawanan. Kata-kata yang berlawanan seringkali digunakan dalam pepatah atau peribahasa. Misalnya, kata memberi dan meminta. Kali ini Admin bahas tentang perlawanan kata.

Antonim merupakan perlawanan kata. Berikut ini kumpulan antonim dalam bahasa Indonesia, baik yang berupa kata kerja, kata benda, maupun kata sifat.

besar
umum
jatuh
berubah
sebagian
berhasil
persamaan
kaya
bergerak
luas
dinamis
dekat
kelompok
dahulu
banyak
benar
terang
belakang
naik
awal
inflasi
panjang
keras
berani
malas
ramai
kering
hirau
sehat
lapar
segar
untung
lama
positif
aktif
hadir
berat
konkret
relatif
protagonis
kekal
hemat
cepat
evolusi
subur
sejahtera
tua
jamak
pertama
kuat
tradisional
nyata
gemuk
baik
buas
panas
sulung
sama
jernih
depan
maju
sering
lupa
senang
kental
serah
tajam
meminta
pinggir
genap
ceroboh
tidur
luar
hidup
damai
tipis
tangkap
laba
kanan
cinta
kecil
khusus
bangun
tetap
semua
gagal
perbedaan
miskin
diam
sempit
statis
jauh
individu
sekarang
sedikit
salah
gelap
depan
turun
akhir
deflasi
pendek
lunak
takut
rajin
sepi
basah
abai
sakit
kenyang
layu
rugi
sebentar
negatif
pasif
absen
ringan
abstrak
mutlak
antagonis
sementara
boros
lambat
revolusi
tandus
sengsara
muda
tunggal
terakhir
lemah
modern
fiksi
kurus
buruk
jinak
dingin
bungsu
beda
keruh
belakang
mundur
jarang
ingat
sedih
encer
terima
tumpul
memberi
tengah
ganjil
hati-hati
bangun
dalam
mati
perang
tebal
lepas
rugi
kiri
benci

Contoh kalimat
– Rudi bangun kesiangan.
– Feri tidur terlalu malam.

– Nia sedih tidak bisa ikut ulangan harian.
– Ana senang mendapatkan nilai yang bagus.

– Dona menyerahkan hadiah kepada Sari.
– Sari menerima hadiah dari Dona.

– Rena menjadi peserta pertama yang lolos ke babak semi final.
– Nanang menduduki peringkat terakhir dalam kejuaraan lomba balap karung.

– Diego harus absen karena sakit.
– Aldo hadir dalam rapat ketua kelas.

– Ia sedang dilanda banyak masalah.
– Ia hanya mendapatkan sedikit uang.

– Ria ingat benar kejadian pagi itu.
– Dea sudah lupa dengan kejadian yang menimpanya beberapa tahun lalu.

– Doni adalah anak bungsu dalam keluarganya.
– Sebagai anak sulung, Nino harus mengalah kepada adik-adiknya.

– Sudah lama ia mendambakan kehidupan yang sejahtera.
– Banyak orang di negeri ini yang masih sengsara.

– Ida memberi hadiah kepada adiknya.
– Adi minta dibelikan sepeda.

Demikian kumpulan antonim bahasa Indonesia beserta beberapa contoh penggunaannya dalam kalimat.

Advertisement
loading...
Kumpulan Contoh Antonim (Lawan Kata) | Admin | 4.5