Contoh Majas Hiperbola

Sebelumnya www.belajarbahasaindonesia.com mempublikasikan tentang macam-macam majas. Pada tulisan kali ini, Admin secara khusus membahas tentang majas hiperbola. Majas jenis ini merupakan gaya bahasa yang melebih-lebihkan sesuatu. Agar lebih jelas, silakan simak kumpulan contoh majas hiperbola berikut ini.

1. Tiba-tiba terdengar suara petir membelah angkasa.
2. Ia kagum melihat deretan gedung yang mencakar langit.
3. Rembulan pun kalah terang dengan wajahnya.
4. Ia bisa menjawab pertanyaan itu secepat kilat.
5. Kalau Andi yang mengerjakan soal itu, sambil merem ia juga bisa.
6. Sampai setengah mati ia mencari, sepeda motornya belum juga ia temukan.
7. Jangankan cuma sebotol, air segalon juga sanggup ia minum.
8. Ia tetap saja tidak peduli, meski sudah ribuan kali orang tuanya menasihatinya.
9. Jangankan sekarung, seujung kuku pun tidak ia dapatkan.
10. Ia tak mau bertemu dengannya lagi, meski hanya seujung jari. Hatinya sudah terlanjur hancur berkeping-keping karenanya.
11. Rumahnya sangat besar, dari ruang tamu sampai ke dapur saja kamu harus naik angkot.
12. Ia tak ingin melakukan pekerjaan itu lagi, meski ia diberi setumpuk uang pun.
13. Ia tahu segala hal yang berhubungan dengan komputer.
14. Ia telah mencoba segala upaya, namun tetap ia belum mendaptkan yang ia inginkan.
15. Kamu memang orang terganteng di dunia.
16. Setiap orang juga tahu itu.
17. Ia memacu sepeda motornya dengan sangat cepat, sampai-sampai tidak ada yang mampu mengejarnya.
18. Ia sudah hafal betul tentang Jakarta. Segala tempat di Jakarta sudah ia kunjungi.
19. Ibuku memang ibu terhebat di dunia.
20. Kamu tidak tahu apa-apa tentang diriku.

Jika di atas adalah dalam bentuk kalimat, berikut contoh penggunaan majas hiperbola dalam percakapan.

Andi: Sudah ketemu belum jawabannya?
Deni: Belum nih.
Andi: Ah kamu, soal begitu aja sampai tahunan.
Deni: Kayak kamu bisa aja. Kamu coba sampai botak juga belum tentu ketemu jawabannya.
Toni: Coba sini aku bantu.
Andi: Nah, kalau Toni mah sambil merem juga bisa.

A: Walau sepeser pun aku tidak akan memberikan uang ini kepadamu.
B: Tolonglah, Kak. Aku sangat butuh uang.
A: Kamu pikir kamu bisa bilang begitu saja setelah apa yang kamu lakukan kepadaku dulu.
B: Maafkan aku, Kak. Aku akui aku khilaf.

A: Serupiah pun aku tidak mau terima uang darimu.
B: Ayolah, Pak. Kita damai saja.
A: Tidak, kamu tetap saya tilang.

Demikian kumpulan contoh majas hiperbola. Sudah jelas bukan?

Advertisement
loading...
Contoh Majas Hiperbola | Admin | 4.5