Contoh Kata Ulang

Kata ulang merupakan kata yang mengalami proses pengulangan kata. Kata ulang ada yang berupa kata ulang utuh, sebagian, dan berubah bunyi. Selain itu, ada juga kata ulang semu dan berimbuhan.

Macam-macam Kata Ulang

1. Kata ulang utuh
Kata ulang utuh merupakan perulangan kata secara menyeluruh.

Contoh: hewan-hewan, anak-anak, sama-sama, kata-kata, macam-macam, buru-buru, jenis-jenis

Contoh kalimat:
– Hewan-hewan di kebun binatang itu dirawat dengan baik.
– Trio sedang mempelajari jenis-jenis kata ulang dalam bahasa Indonesia.

2. Kata ulang sebagian
Kata ulang sebagian merupakan perulangan kata pada sebagian kata.

Contoh: lelaki, sesaji, leluhur, dedaunan, pepohonan, rerumputan, bebatuan

Contoh kalimat:
– Jono sedang memandangi pepohonan di seberang jalan.
– Lelaki misterius itu belum juga pergi.

3. Kata ulang berubah bunyi
Apabila pada kata ulang mengalami perubahan bunyi, maka disebut kata ulang perubahan bunyi.

Contoh: mondar-mandir, gerak-gerik, warna-warni, teka-teki, sayur-mayur, utak-atik, serba-serbi, lauk-pauk, gotong-royong

Contoh kalimat:
– Ani sedang membeli lauk-pauk.
– Gerak-gerik orang itu sangat mencurigakan.

4. Kata ulang semu
Kata ulang semu sebenarnya kata yang bukan merupakan hasil proses pengulangan, melainkan merupakan kata dasar.

Contoh: kupu-kupu, kura-kura, ubun-ubun, ubur-ubur, cumi-cumi, anai-anai, laba-laba, biri-biri, pura-pura

Contoh kalimat:
– Kupu-kupu adalah hewan yang sangat indah.
– Reza pura-pura tidak tahu akan kejadian itu.

5. Kata ulang berimbuhan
Kata ulang berimbuhan merupakan kata ulang yang mendapat imbuhan.

Contoh: berjaga-jaga, tolong-menolong, bersalam-salaman, tarik-menarik, tolak-menolak, tukar-menukar, bermaaf-maafan, bersiap-siap, bermain-main, bersenang-senang, bersama-sama, melihat-lihat, batu-batuan, rumah-rumahan

Contoh kalimat:
– Ribuan polisi berjaga-jaga di depan istana presiden.
– Banyak orang bersalam-salaman saat Idul Fitri.

Makna Kata Ulang
1. Bermacam-macam. Contoh: sayur-sayuran, buah-buahan, tumbuh-tumbuhan.
2. Jamak. Contoh: anak-anak, hewan-hewan.
3. Saling. Contoh: bermaaf-maafan, bersalam-salaman.
4. Menyerupai. Contoh: orang-orangan, rumah-rumahan, mobil-mobilan
5. Agak. Contoh: kebiru-biruan, kemerah-merahan, kekuning-kuningan.
6. Perbalasan (pekerjaan). Contoh: tolong-menolong, bantu-membantu.
7. Himpunan. Contoh: berbulan-bulan, bertahun-tahun.
8. Tindakan yang dilakukan berulang. Contoh: berkali-kali.
9. Tindakan untuk bersenang-senang. Contoh: jalan-jalan, makan-makan.
10. Perihal. Contoh: jahit-menjahit, masak-memasak.
11. Meskipun. Contoh: kecil-kecil.
12. Dalam keadaan. Contoh: hidup-hidup, matang-matang.
13. Kolektif. Contoh: dua-dua, tiga-tiga.
14. Intensitas. Contoh: bolak-balik, mondar-mandir.
15. Melemahkan. Contoh: sakit-sakitan, kekanak-kanakan.

Contoh Kalimat yang Mengandung Kata Ulang
1. Buah-buahan bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.
2. Anak-anak di Indonesia banyak yang masih mengalami gizi buruk.
3. Ali dan Udin akhirnya bermaaf-maafan.
4. Adi sedang bermain mobil-mobilan.
5. Pipi Febri tampak kemerah-merahan.
6. Tolong-menolong termasuk perbuatan terpuji.
7. Ia khawatir terhadap keadaan anaknya yang sudah berhari-hari tidak pulang.
8. Meski sudah diperingatkan berkali-kali, ia belum juga jera.
9. Aldo mengadakan acara makan-makan.
10. Ani sedang mempelajari teknik jahit-menjahit.
11. Kecil-kecil begini, Rizki pintar bahasa Inggris.
12. Polisi berhasil menangkap buronan hidup-hidup.
13. Ia seorang diri merawat neneknya yang sakit-sakitan.
14. Sudah berhari-hari ia hanya makan singkong.
15. Tono dan Toni mengerjakan PR matematika bersama-sama.

Demikian materi bahasa Indonesia tentang kata ulang.

Advertisement
loading...
Contoh Kata Ulang | Admin | 4.5
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.